Selasa, 10 Desember 2013

Dua Ringkasan Tentang Perspektif Situasionis Secara Singkat: Bagian 1


Situasionis Internasional (Situationiste Internationale) adalah jurnal dari sekelompok teoris yang selama beberapa tahun terakhir melakukan kritik radikal terhadap masyarakat modern - sebuah kritik mengenai apa itu masyarakat modern dan segala aspek yang menyertainya. 

Sebagaimana masyarakat modern dalam cara pandang para Situasionis, sebuah sistem yang dominan secara universal, mengarah kepada totalitarian regulasi-tunggal, yang mana hanya ditentang oleh bentuk-bentuk palsu dari oposisi - bentuk-bentuk ilutif yang tetap terperangkap di dalam ranah sistem itu sendiri dan justru hanya menguatkannya. Birokrat pseudososialis adalah kejijikan yang paling mengagumkan dari dunia lama yang hirarkis dan alienatif dalam kerja. Perkembangan konsentrasi dari kapitalisme dan diversifikasi dari operasi globalnya telah menumbuhkan, di sisi yang lain, pemaksaan konsumsi akan komoditi yang diproduksi dengan berlebihan, dan di sisi lainnya, menguatkan kontrol ekonomi (dan juga semua sisi kehidupan) oleh birokrat-birokrat yang menguasai negara; yang berbentuk dalam kolonialisme secara langsung ataupun tidak. Tapi sistem ini sangat jauh dari harapan untuk menemukan solusinya terkait krisis-krisis revolusioner tanpa henti yang menurut epos sejarah telah dimulai sejak dua abad yang lampau, yang mana telah berhasil membuka fase kritis baru: dari Berkeley[1] hingga Warsawa[2], dari Asturias[3] hingga Kivu[4], sistem ini sedang mengalami penolakan dan diperangi.

Para situasionis menilai bahwa oposisi ini secara implisit membutuhkan abolisi nyata dari seluruh klas-klas masyarakat, terhadap produksi komoditi dan kerja upahan; supersesi dari seni dan seluruh pencapaian budaya melalui re-entri mereka ke dalam permainan melalui kreasi bebas di dalam kehidupan harian - dan juga keterpenuhan mereka yang sejati; dan fusi langsung atas teori revolusioner dan praktek dalam sebuah aktifitas eksperimental yang menghalangi setiap kejutan dalam "ideologi-ideologi", yang mana merefleksikan otoritas dari para spesialis dan akan selalu melayani spesialisasi dari otoritas.

Faktor-faktor yang terlibat dalam persoalan historis ini adalah percepatan ekstensif dan modernisasi dari kontradiksi fundamental di antara sistem hari ini, dan antara sistem dan hasrat-hasrat manusia. Kekuatan sosial yang memiliki ketertarikan untuk menyelesaikan kontradiksi-kontradiksi ini - dan satu-satunya kekuatan yang mampu untuk menyelesaikan masalah tersebut - adalah massa kelas pekerja yang tidak tidak memiliki kekuatan yang diakibatkan oleh kegunaan hidup mereka, dirampas oleh berbagai kontrol melalui akumulasi yang fantastik akan kemungkinan-kemungkinan material yang mereka produksi. Resolusi sejenis itu telah diprediksi melalui kemunculan dewan-dewan demokratik pekerja yang membuat semua keputusan atas diri para pekerja. Satu-satunya usaha cerdas di antara dunia imbesil hari ini adalah untuk proletariat baru untuk mengusung proyek ini dengan memformat dirinya ke dalam bentuk klas yang tidak dapat termediasi oleh segala bentuk kepemimpinan.

Para situasionis mendeklarasikan bahwa mereka tidak memiliki ketertarikan di luar segala gerakan ini. Para situasionis tidak akan memberikan prinsip-prinsip partikular sebagai landasan dari sebuah gerakan yang nyata, gerakan yang mana telah lebih dulu lahir sebelum pandangan situasionis itu sendiri. Melihat kelahiran perjuangan-perjuangan yang dimulai di berbagai negara dengan keragaman isu, para situasionis melihat tugas mereka adalah mengajukan seluruh masalah, menguraikan koherensi-koherensinya, juga bagaimana kesatuan teoritik dan praktek mengenai hal tersebut. Secara singkat, di dalam berbagai fase yang perjuangan secara keseluruhan para situasionis merepresentasikan ketertarikan mereka terhadap keseluruhan gerakan.


SITUASIONIS INTERNASIONAL
Desember 1965

* * *
Catatan Penjelas.

[1]. Berkeley yang dimaksud di sini mengacu kepada Free Speech Movement (FSM) yang merupakan salah satu penanda dari periode protes mahasiswa yang berlangsung pada tahun 1964-1965 dengan mengambil tempat di University of California, Berkeley. Gerakan ini dinilai sebagai salah satu motor dari kampanye Anti-Perang Vietnam.

[2]. Penggunaan nama kota Warsawa dalam teks ini kemungkinan besar merujuk pada teks yang ditulis oleh Jacek Kuron dan Karol Modzelewski yang berjudul "A Revolutionary Socialist Manifesto: An Open Letter To The Party". Teks ini membawa Kuron dan Modzelewski ke dalam penjara dengan hukuman antara tiga hingga tiga setengah tahun. Keduanya merupakan penentang kebijakan dan birokratisme partai serta pendukung utama kekuatan otonomi dewan pekerja. Modzelewski di kemudian hari mendirikan Solidarnosc (atau lebih populer dengan nama Solidarity), sebuah serikat buruh sindikalis yang populer di Eropa pada kisaran 1980-an. Untuk lebih jelas dapat kembali melihat pamflet "Kemiskinan Hidup Mahasiswa: Bab II".

[3]. Asturias adalah sebuah daerah yang terletak di barat laut Spanyol. Daerah ini merupakan sentra pekerja tambang yang terkenal radikal dalam soal perlawanan terhadap rezim fasisme Franco. Daerah Asturias juga dikenal sebagai kantong gerilyawan anarkis dan dianggap sebagai salah satu titik ledak awal revolusi anarkistik Spanyol 1934.

[4]. Kivu adalah daerah yang terletak di bagian timur Kongo. Pada pertengahan 1960-an, dari daerah ini kemudian muncul sebuah grup bernama Simba Rebellion yang berhaluan komunis.

Catatan tambahan

Teks ini sendiri pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Prancis dan terbit bersamaan dalam rangkaian yang tak terpisah dari edisi perdana poster Situasionis Internasional yang berjudul "The Class Struggles in Algeria". Poster ini didistribusikan secara sembunyi-sembunyi di Aljazair pada 1965. Beberapa waktu kemudian, teks ini dipublikasikan beberapa kali secara terpisah oleh SI dengan beberapa perubahan kecil, semisal menyebut tempat-tempat berbeda di mana perlawanan sedang bertumbuh di tahun-tahun tersebut.

Dialihbahasakan oleh Andre Barahamin (Juli 2010) dengan merujuk pada teks bahasa Inggris yang disediakan oleh Ken Knabb dan mempertimbangkan padanan beberapa terminologi dengan mengacu pada teks asli.

Bagian kedua dari teks ini dapat diakses di sini:

0 komentar:

Poskan Komentar