Rabu, 11 Desember 2013

Dua Ringkasan Tentang Perspektif Situasionis Secara Singkat: Bagian 2


Satu-satunya alasan mengapa para Situasionis tidak menyebut diri mereka sebagai "komunis" adalah agar tidak terjadi kebingungan (dalam membedakan) dengan kader-kader birokrat anti-pekerja pro-Soviet atau pro-Cina, sisa-sisa dari kegagalan revolusi yang hebat yang berujung pada perpanjangan secara universal dari diktator ekonomi dan negara.

Para Situasionis tidak berupaya mendirikan partai apapun untuk berkompetisi dengan self-style partai "kelas pekerja".

Para Situasionis menolak untuk mereproduksi secara internal kondisi-kondisi hirarkis dari dunia dominan. Mereka (para Situasionis) menolak segala bentuk dari spesialisasi politik (yang berasal) dari bos-bos grup hirarkis dan partai-partai, mereka yang menjadikan tindakan opresif mereka (sebagai) alasan dari delusi masa depan mengenai klas pekerja dari pasifitas yang terorganisir dari militansi mereka.

Para Situasionis tidak berkenan merumuskan satupun prinsip-prinsip ideologi yang akan menjadi model dan kemudian mengarahkan gerakan proletariat. Mereka (para Situasionis) menilai bahwa hingga saat ini ideologi revolusioner hanya berganti tangan (pengendali); poin utama dari hal ini adalah menentang ideologi revolusioner dengan teori revolusioner.

Situasionis adalah mereka yang saat ini paling radikal di gerakan proletariat yang terjadi di berbagai negara, mereka yang saat ini dengan teguh terus mendorong revolusi maju ke depan. Mencoba menjernihkan dan mengkoordinasikan perjuangan-perjuangan proletariat yang tersebar, mereka mencoba menggambarkan implikasi-implikasi dari aksi-aksi tersebut. (Mereka) berjuang untuk mencapai derajat tertinggi dari kesadaran revolusioner internasional, dengan teori kritik baru mereka berhasil untuk memprediksikan di berbagai tempat (mengenai) kelahiran kembali revolusi modern. Para Situasionis adalah orang-orang yang tidak takut dengan kekuatan yang mereka miliki, tetapi dengan efek dari penggunaan kekuatan tersebut.

Para Situasionis tidak memiliki ketertarikan yang terpisah dari ketertarikan proletariat secara keseluruhan. Mereka mengharapkan segalanya dan tidak memiliki hal untuk ditakuti dari apa yang kemudian dinamakan "akibat-akibat", yang merefleksikan kedalaman kritis dari era baru dan kekayaan positif  dari pembebasan hidup harian yang sedang muncul.

Terkait perjuangan-perjuangan yang hadir saat ini para Situasionis secara konstan membawa ke garis depan proyek untuk mengabolisi "semua yang eksis secara terpisah dari individu-individu" sebagai isu yang menentukan untuk gerakan yang sedang berusaha menegasikan masyarakat yang eksis hari ini.

Para Situasionis merasa malu untuk mengungkapkan pandangan-pandangan dan tujuan-tujuan mereka. Mereka secara terbuka mendeklarasikan bahwa satu-satunya ketertarikan dan satu-satunya tujuan mereka adalah revolusi sosial yang menuju titik di mana semua kekuatan akan terkonsentrasi pada federasi internasional dari dewan-dewan pekerja, kekuatan dari setiap orang atas seluruh aspek kehidupan hariannya - kekuatan atas seluruh aspek ekonomi, masyarakat dan sejarah. Titik di mana kekuatan tersebut tidak lagi bertujuan untuk memodifiasi soal kepemilikan pribadi atau kepemilikan negara, namun untuk mengabolisi kepemilikan; tidak untuk memitigasi perbedaan-perbedaan klas, tapi untuk mengabolisi klas; tidak untuk "mengembangkan" masyarakat hari ini, tapi untuk menciptakan masyarakat baru; tidak bertujuan untuk mencapai beberapa bagian kesuksesan yang akan membuka kembali jalan bagi pendivisian baru, tapi secara tegas menolak segala bentuk baru yang direplikasi dari dunia lama.

Para Situasionis tanpa ragu mengatakan bahwa satu-satunya program yang mungkin dan menjadi keharusan bagi revolusi modern mensyaratkan terbentuknya dewan-dewan pekerja, yang mana dengan cara mengembangkan kewaspadaan utuh terhadap seluruh musuh-musuh mereka yang mana hal tersebut akan menjadi satu-satunya kekuatan mereka.

Para revolusioner saat ini sedang mengalihkan pandangan mereka secara khusus ke Italia, karena Italia saat ini sedang berada di ambang kebangkitan populer yang akan mengarah ke revolusi sosial.


SITUATIONIS INTERNASIONAL
SEKSI ITALIA
November 1969

* * *

Catatan tambahan dari penerjemah:

Banyak frase dari teks bagian teks ini (dan juga beberapa frasa di bagian 1) merupakan adaptasi (atau lebih tepat disebut parodi) dari Manifesto Komunis, semisal "Para Komunis tidak membangun partai yang terpisah yang bertentangan dengan partai kelas pekerja lain. Mereka tidak memiliki kepentingan yang berbeda dan bertentangan dengan proletariat secara umum. Para Komunis tidak menciptakan prinsip-prinsip sektarian menurut pembenaran mereka sendiri melainkan justru untuk mempertajam dan membentuk gerakan proletariat." Beberapa bagian teks-teks Situasionis Internasional (sebagai contoh, ketiga judul Bab dalam pamflet Kemiskinan Hidup Mahasiswa) merupakan parodi atau adaptasi berbeda dari tulisan-tulisan Marx. Secara lebih khusus tulisan-tulisan awal Marx pada periode 1840-an.

Teks ini pertama kali muncul sebagai appendix di sebuah pamflet yang berjudul "Avviso al Proletariato Italiano Sulle Possibilità Presenti Della Rivoluzione Sociale" yang terbit pada 1969 sebagai bagian dari publikasi SI - Seksi Italia. Teks ini kemudian dipublikasikan kembali di tahun 1970 kemudian dengan beberapa perubahan (dengan penambahan beberapa bari kalimat) namun tetap mencantumkan 1969 sebagai tahun publikasi teks. Terjemahan ini mengacu pada versi terakhir dari teks ini. Diterjemahkan dari bahasa Italia oleh Andre Barahamin (Mei 2011) dengan bantuan teks berbahasa Inggris yang disediakan oleh Ken Knabb sebagai pembanding.

Bagian sebelumnya dari teks ini dapat diakses di sini:

0 komentar:

Posting Komentar